3 Alasan Kenapa Orang Kontra eBook

pic taken from fs.fed.us

pic taken from fs.fed.us

Setelah saya memposting artikel-artikel mengenai keunggulan ebook dibandingkan buku, banyak komentar baik yang Pro maupun yang Kontra. Saya menghormati semua pendapat tersebut sebagai suatu proses untuk menuju kondisi yang lebih baik untuk dunia ebook.

Saya akan bahas dari sisi yang Pro terlebih dahulu. Komentar yang Pro hampir semuanya berpendapat bahwa, ebook lebih praktis, efisien, rendah biaya produksinya dan yang paling penting ramah lingkungan.

Karena posisi saya yang ingin memasyarakatkan ebook, maka saya cenderung untuk membahas pendapat orang-orang yang kontra terhadap ebook.

Dari pendapat-pendapat yang Kontra diantaranya adalah :

1. Membaca ebook tidak nyaman, karena memerlukan peralatan elektronik seperti computer, Laptop, atau PDA. Mata cepat lelah bila membaca di depan monitor, atau layar PDA yang kecil membuat tidak leluasa saat membaca.

Pendapat Saya : Memang untuk saat ini saya masih sepakat, bahwa membaca ebook kurang nyaman (bukan tidak nyaman, lho..) bagi kebanyakan masyarakat Indonesia. Tetapi tidak, untuk masyarakat di negara-negara maju, khususnya Amerika dan Eropa. Karena saat ini sudah ada alat baca ebook (ebook reader) dari teknologi eInk. Teknologi eInk ini memungkinkan membaca ebook (dokumen digital) layaknya membaca buku. Dengan alat ini membaca ebook akan senyaman membaca buku.

Keunggulan alat ini dari buku adalah bentuknya yang hanya sebesar buku novel, tetapi kapasitas data yang bisa disimpan didalamnya mencapai 4GB, dengan alat ini kita bisa mententeng setara dengan ribuan buku dalam satu alat sebesar buku novel.

Dan keunggulan lain alat baca ebook, dari Kindle Amazon bisa langsung online meski tidak ada koneksi internet. Karena alat ini menggunakan teknologi whispernet yang memungkinkan terhubung secara langsung dengan Amazon. Sehingga penggunanya bisa membeli dan mendownload ebook yang dijual oleh Amazon secara langsung. Bila Kita berlangganan Koran online seperti New York Times atau Washington Post, maka setiap pagi Koran tersebut akan terkirim ke alat baca ebook, Kindle.

Ada beberapa  pabrikan yang memproduksi alat baca ebook. Diantaranya adalah, Kindle Amazon, Sony, Bebook, Jinke, Illiad dll. Alat-alat ini dijual secara online, tetapi untuk ukuran orang Indonesia memang alat ini relatih masih mahal. Karena harganya mulai dari US$280. Tetapi seperti halnya Handphone diharapkan alat ini akan semakin murah, bila diproduksi secara massal.

2. Mengancam Keberadaan industri buku saat ini, Penerbit, Penulis, Editor dan semua yang terlibat di dalamnya. Malah ada yang berpendapat bahwa Mengkonversi industri buku ke ebook, seperti mengharamkan rokok, yang akan menutup pabrik-pabrik rokok dan membuat jutaan buruh rokok kehilangan pekerjaan. Saya pikir ini pendapat yang terlalu berlebihan.

Karena ebook bukan mengubah dari yang “Ada menjadi tiada”. Tetapi mengubah teknologinya menjadi lebih baik, praktis, efisien dan biayanya murah. Tetapi bendanya itu masih ada hanya berubah bentuk saja. Tidak seperti mengharamkan rokok yang memang mengubah dari yang “ada menjadi tiada”.

Jadi semua yang terlibat dalam industri buku tetap bisa eksis. Penerbit tetap bisa menerbitkan ebook, Penulis masih tetap menulis, Editor tetap masih mengedit naskah, dll. Dan bagi penerbit untungnya bisa lebih besar karena biaya produksinya lebih kecil, penulis pun harusnya royaltinya jadi lebih besar, dst. Pembeli bisa lebih mudah mendapatkan bahan bacaan karena harga lebih murah dan mendapatkanya lebih praktis.

Dan muaranya adalah kita bisa mengurangi kerusakan hutan dari sisi penggunaan kayu untuk bahan baku kertas.

Memang perlu perbaikan infrastrukturnya, seperti alat baca ebook yang murah, jaringan internet yang bisa mencapai ke pelosok daerah. Saya yakin itu bisa dilakukan. Pada tahun 1998, siapa menyangka industri seluler bisa seperti saat ini. Saat itu harga HP sangat mahal, jangkauannya hanya di kota-kota besar. Tapi 10 tahun kemudian, seperti yang kita lihat saat ini.

3. eBook sangat mudah dibajak. Pembajakan memang sangat akut di negeri ini. Dan terjadi di semua bidang, musik, software, film, obat, jamu, dan buku sekalipun. Tetapi jangan karena takut dibajak kemudian kita takut untuk berkarya dan berubah. Untuk meminimalkan pembajakan, saya telah posting 7 Langkah Melindungi eBook dari Pembajakan.

Bila karya kita dibajak itu artinya karya kita bagus. Dan saya yakin ada hal positif yang akan didapatkan dibalik itu. Seperti contoh kasus, Kangen Band yang sekarang menjadi band sukses di tanah air, berawal dari karyanya yang dibajak. Dan masih banyak contoh-contoh lain.

Artikel juga diposting di www.Tokoebook.Com

Iklan

3 Langkah Membuat eBook PDF untuk Pemula

pic taken from postabook.com
pic taken from postabook.com

Jika Anda ingin membuat/menerbitkan ebook dalam format PDF, maka Anda akan membutuhkan software untuk membuat ebook itu. Artikel ini akan menjelaskan dua hal, Pertama, Artikel ini akan membantu seorang pemula untuk memahami paket software Adobe dan hubungannya dengan ebook. Kedua, Artikel ini akan menerangkan alternative dalam pembuatan ebook PDF tanpa perlu mengeluarkan biaya alias gratis. Sekali lagi artikel ini untuk pemula di dunia per-ebook-an.

Pemahaman secara umum tentang Adobe dan hubungan perusahaan ini dengan ebook berformat PDF.

Adobe Systems mulai membuat Portable Document Format (atau dikenal dengan PDF) pada tahun 1993.

Adobe Acrobat adalah salah satu produk pemrograman computer yang dihasilkan oleh Adobe Systems.

Software yang digunakan untuk membaca dokumen berformat PDF adalah Adobe Reader. Adobe Reader ini merupakan salah satu software keluaran dari Adobe Acrobat. Anda bisa mendownload Adobe Reader ini secara gratis.

Sedang software yang digunakan untuk membuat dokumen berformat PDF, yang juga keluaran dari Adobe Acrobat adalah Adobe Acrobat 9. Untuk memiliki software pembuat dokumen PDF ini, Anda harus mengeluarkan uang sebesar US$299 untuk yang Standard, US$499 untuk yang Pro dan US$699 untuk yang Pro Extended

Untuk seorang pemula tentunya itu adalah sebuah harga yang sangat mahal untuk membuat ebook yang pertama. Tentunya untuk seorang pemula yang ingin membuat naskahnya dalam bentuk ebook ingin membuatnya semurah mungkin dan akan lebih baik tanpa mengeluarkan biaya sepeserpun.

Bagaimana caranya agar Anda bisa membuat ebook, hingga membacanya tapi tanpa mengeluarkan uang alias gratis?

OpenOffice

Jawabannya adalah OpenOffice. Anda bisa mendownload software pembuat ebook PDF ini secara gratis di OpenOfficce.org. Untuk melihat video tutorial tentang informasi ebook Anda bisa mengunjungi  instantebookpublishing.com, didalam video tutorial ini Anda akan dibawa bagaimana cara membuat ebook PDF dengan Open Office.

Dengan mengikuti instruksi dalam video tutorial ini, Anda bisa membuat ebook dalam waktu kurang dari satu jam saja.

Ebook PDF bisa memuat link internal maupun link eksternal. Link internal maksudnya Anda hanya cukup mengklik judul pada halaman Daftar Isi untuk langsung melompat pada halaman Bab tertentu yang ANda inginkan. Sedang link eksternal adalah link yang ditulis dalam ebook PDF yang langsung bisa menuju ke website tertentu. Bagaimana membuat link-link ini ditunjukan di dalam video tutorial ini.

Jadi Cara membuat ebook PDF tanpa biaya adalah sebagai berikut :

1) Open Office – Dengan software OpenOffice Anda bisa membuat ebook PDF.

2) instantebookpublishing.com – Anda bisa melihat video tutorial bagaimana cara membuat ebook PDF dengan OpenOffice.

3) Adobe Reader – Anda bisa mendownloadnya secara gratis untuk membaca ebook PDF yang telah Anda buat.

Membuat ebook PDF dari awal hingga akhir hanya memerlukan waktu kurang dari 2 jam saja.

Referensi:http://www.ebooksforbeginners.com; http://EzineArticles.com/?expert=Pete_Repko

Rahasia Membuat Cover eBook yang Memikat dan GRATIS

Ketika Anda akan menulis naskah dan diterbitkan dalam bentuk ebook, maka hal yang sangat penting seperti halnya buku adalah Disain Cover/Sampul. Disain cover yang menarik akan memikat calon pembeli untuk segera membeli ebook Anda. Bagaimana cara membuat cover ebook yang menarik dan  mirip seperti buku?

Untuk membuat cover ebook Anda bisa mengunjungi website www.ebooktemplatesource.com. Di situs ini Anda bisa mendownload template cover gratis. Dan berikut tutorial membuat sampul ebook :

1. Klik link berikut kemudian download salah satu

template yang tersedia pada halaman ini.

2. setelah mendownload template, kita mulai membuat

cover ebook dengan menggunakan Adobe Photoshop.

Jalankan program Adobe PhotoShop  dan buka template

yang sudah didownload, sebagai contoh adalah file

‘cover01_blank.psd’ yang ada didalam file’cover01.zip’.

dengan template kosong ini Anda bisa mulai mendesain

cover sesuai yang diinginkan. Sebagai contoh hasil

disain cover Anda di template yang kosong tadi adalah

seperti ini.

Setelah cukup puas dengan disain yang Anda buat, save hasil kerja dengan cara mengklik FileèSave. Kemudian lakukan Flatten Layer (Cover 2D) dengan mengklik Layer èFlatten Image.

pic taken from ebooktemplatesource.com

pic taken from ebooktemplatesource.com

3. Langkah selanjutnya adalah mentransfer cover 2D ke dalam template 3D. Dimulai dengan menekan CTRL+A pada keyboard atau klik SelectèAll. Sekarang copy cover ebook Anda dengan menekan CTRL+C atau klik EditèCopy.

pic taken from ebooktemplatesource.com

pic taken from ebooktemplatesource.com

4. Setelah itu buka file ‘cover01.psd’ yang berada di file’cover01.zip’  yang telah telah didownload sebelumnya.

5. Pilih layer indicate visibility pada”page” yang ada pada bagian kanan bawah dari gambar. Paste cover 2D dengan menekan CTRL+V pada keyboard. Gerkan cover 2D dengan”Move tool” sesuaikan bagian pojok cover 2d dengan cover 3D. untuk ketepatan dan mempermudah langkah berikutnya ubah ‘opacity’ menjadi 80%.

pic taken from ebooktemplatesource.com

6. Zoom cover yang sudah tergabung antara 2D dan 3D dengan ‘Zoom Tool’ atau tekan ‘Z’ pada keyboard. Setelah dizoom klik EditèTransformèDistort.

pic taken from ebooktemplatesource.com

7. Klik dan drag bagian pojok cover 2D dan sesuaikan dengan

cover 3D. Tekan ‘Enter’ bila Anda sudah cukup puas

dengan hasil penyesuaian cover 2D terhadap cover 3D.

pic taken from ebooktemplatesource.com

pic taken from ebooktemplatesource.com

8. Kembalikan ‘opacity’ menjadi 100%.

pic taken from ebooktemplatesource.com

pic taken from ebooktemplatesource.com

9. Kini Anda telah berhasil membuat cover ebook.
Untuk meng-crop cover, pilih ‘Crop Tool’ atau tekan ‘C’ pada keyboard. Klik dan drag sesuai dengan gambar cover. Bila sudah cukup puas dengan hasilnya tekan’Enter’.
Untuk mengubah ukuran image, klik image, Untuk Menyimpan image, Save for Web, kemudiAn klik OK.
Hasil cover ebook Anda seperti di bawah ini,

pic taken from ebooktemplatesource.com

pic taken from ebooktemplatesource.com

Artikel ini juga diposting di: http://www.TokoeBook.com

7 Langkah Melindungi eBook dari Pembajakan

Stop eBook Piracy pic. taken from sueperkinsauthor.com

Stop eBook Piracy pic. taken from sueperkinsauthor.com

eBooks, atau buku elektronik  adalah sebuah industri besar yang nantinya bisa menggantikan industri perbukuan dan percetakan di masa depan. Itu artinya suatu saat nanti ebook adalah sebuah industri yang menjadi hajat setiap penulis dan semua pihak yang terlibat di dalamnya.

Banyak penulis yang telah menulis ebook, mereka telah bekerja keras meluangkan waktu berhari-hari hingga berbulan-bulan untuk menyelesaikan naskahnya. Ternyata hasil kerja keras mereka sering dibajak oleh orang-orang tak bertanggung jawab. Empat dari sepuluh judul ebook yang dijual di internet dibajak orang tak bertanggung jawab. Modus operandi pembajak yang sering dilakukan adalah dengan menjual ebook di internet tanpa sepengetahuan penulis atau penerbitnya dan/atau file ebook disebarkan ke orang lain tanpa melakukan pembelian.

Berikut adalah Langkah-Langkah untuk Mencegah Pembajakan eBook :

1.       Membuat Network dalam bidang Per-eBook-an

Jika Anda ingin  menjual ebook Anda dan ternyata ada orang lain yang juga menulis ebook dengan topik yang sama, maka akan lebih baik bila Anda dan orang itu saling mengetahui ebook masing-masing. Dengan demikian akan terjalin network yang sangat penting, dalam perlindungan ebook masing-masing dari pembajakan. Meski topik ebook yang ditulis satu orang dengan orang yang lain sama, tetapi masing-masing memiliki cara dan ciri berbeda dalam penulisannya. Jadi meski sesama penulis ebook saling berkompetisi, tapi tetap harus saling bekerja sama untuk meraih kesuksesan. Caranya dengan saling memeberikan review terhadap ebook yang ditulis kompetitornya. Sehingga akan terjalin aliansi bisnis yang saling menguntungkan. Dengan demikian jaringan tersebut akan saling menjaga dan melawan pembajakan ebook.

2.       Menghimbau Pembeli untuk tidak menyebarkan eBook secara illegal

Jika Anda menulis dan menjual ebook secara online, mungkin Anda khawatir ada orang yang akan mencuri materi ebook Anda. Faktanya memang banyak ebook yang telah ada hak cipta PDF ataupun ebook yang belum didaftarkan hak ciptanya, disebarkan secara illegal. Apa yang bisa dilakukan penulis dan penerbit ebook untuk melindungi dari pembajakan? Meski Anda telah memiliki hak secara hukum terhadap ebook Anda, tetapi sangat sulit untuk menuntut secara hukum atas pelanggaran hak cipta ebook Anda karena keberadaan pembajak yang sulit dilacak. Cara pencegahan yang bisa Anda lakukan adalah dengan cara memberikan himbauan yang ditulis dalam ebook agar pembeli ebook Anda tidak menyebarkan ebook yang dibeli secara illegal. Kelemahan cara ini adalah bisa jadi himbauan ini tidak diindahkan.

3. Mencantumkan Identitas Kepemilikan pada eBook

Disarankan untuk menuliskan URL atau identitas lain pada ebook Anda. Identitas ini bisa menjadi kontak bila ada orang yang mendapatkan ebook Anda yang dibajak. Mereka bisa memberikan laporan kepada Anda, atau mereka akan mengunjungi website Anda, karena bisa jadi mereka memerlukan ebook lain yang Anda jual. Dan kalau beruntung mereka bisa menjadi pembeli ebook Anda yang lain.

4.       Mendaftarkan Hak Cipta Ebook

Seperti halnya buku dan media yang diterbitkan, ebook juga harus didaftarkan hak ciptanya untuk melindungi dari pembajakan. Sayangnya banyak penulis dan penerbit ebook hanya mencantumkan “” © Copyright – All Rights Reserved ” pada ebook mereka, tapi tidak mendaftarkan hak cipta ebooknya ke DITJEN HAKI.

Jika Anda benar serius untuk melindungi hasil kerja keras Anda (eBook), Anda perlu mendaftarkan hak cipta ebook karya Anda ke DITJEN HAKI. Prosedur dan syarat mendaftarkan hak cipta bisa dilihat di Website ini.

5.  Mendaftarkan Nomer ISBN eBook

Jika Anda benar-benar serius ingin melindungi ebook  hasil karya Anda. maka ebook harus didaftarkan nomer ISBN nya. Cara ini akan memberikan kekuatan pada Anda ketika berurusan secara hukum dengan pelanggar hak cipta.

6.  Membeli Barcode 

Jika Anda benar-benar-benar serius ingin melindungi ebook hasil karya Anda. Maka Anda perlu membeli barcode . Dengan memiliki Barcode akan memudahkan untuk menuntut pembajak hak cipta Anda.

Mengenai prosedur pengurusan ISBN dan pembelian barcode silahkan menghubungi TIM ISBN dengan alamat:
TIM ISBN
Jl. Salemba Raya No. 28A Jakarta Pusat
Telp. (021) 92920979, 68293700
Fax. (021) 3927919, 7090201

7. Software Sistem Perlindungan Produk Digital/eBook, Virtual Vault.

Jika Anda benar-benar-benar-benar-benar serius ingin melindungi ebook hasil karya Anda. Maka software Virtual Vault menjadi alat yang paling ampuh untuk melindungi ebook dari pembajak mulai dari link sumbernya. Dengan Software ini Anda tidak perlu menuntut pembajak ebook ke meja hijau. Karena dengan software ini pembajak tidak bisa mencuri ebook Anda dari sumber link download ebook Anda.

Virtual Vault adalah software canggih tapi sangat mudah digunakan. Program pengaman ebook ini bisa mencegah orang untuk mencoba mencurinya. Software ini bekerja dengan cara memblok akses pengcopy-ian ebook secara illegal. Sehingga pembajak atau orang yang mengcopy ebook tidak akan bisa membuka file ebook Anda. Orang akan dipaksa untuk membeli ebook tersebut bila ingin membacanya.

Virtual vault tidak sebatas hanya mengamankan ebook tetapi yang lebih penting adalah bisa mencegah penyebaran ebook secara illegal baik dalam format PDF atau EXE.

Referensi: http://EzineArticles.com/?expert=S_Jay

10 Alasan Utama Kenapa harus eBook

Kenapa harus eBook? Pic. taken from honestknowledge.com

Kenap harus eBook? Pic. taken from honestknowledge.com

Memang eBook memiliki beberapa kekurangan. Terkadang sulit membaca ebook dikarenakan harus menggunakan alat bantu untuk membaca ebook. Meski kini sudah ada alat baca ebook yang sangat praktis, tetapi harganya masih cukup mahal untuk ukuran kantong orang Indonesia.
Diluar hal tersebut, kadang kita merasa buku memiliki sensasi tersendiri saat kita membalik-balikan halamannya. Sejujurnya saya setuju dengan hal tersebut. Ada rasa bangga dan puas saat kita memiliki buku konvensional.
Tapi kita juga harus berpikir bahwa ebook memiliki hal-hal yang luar biasa dan memberikan manfaat jauh lebih besar dibandingkan buku. Di bawah ini dijelaskan 10 Alasan utama kenapa harus beralih ke ebook :

1. Memiliki eBook membuat kita menghemat tempat dan waktu.     Tempat dimana kita menyimpan koleksi buku kita. Sedang waktu, kita tak perlu menyimpan buku-buku karena khawatir harus beli yang baru bila koleksi buku kita hilang.

2. Jika kita suka menandai hal-hal yang penting dalam buku tetapi takut merusak atau membuat jelek buku karena coretan, maka alat baca ebook memungkinkan kita menandai hal-hal penting di dalam ebook tanpa takut membuatnya jelek karena coretan.

3. Jika penerbit menjual satu juta copy dengan 250 halaman per copynya untuk satu judul buku. Itu berarti diperlukan 12.000 pohon hanya untuk memproduksi satu judul buku saja (sumber: “How to Go Green: Books” by Cindy Katz and Jennifer Wilkov). Itu artinya kita punya andil dalam perusakan lingkungan, bila membaca buku.

4. Jika Anda merasa ukuran huruf di dalam ebook terlalu kecil, maka alat baca ebook memungkinkan kita untuk megubah ukuran huruf dengan mudah. Sehingga tidak ada kendala karena ukuran huruf.

5. Dengan alat baca ebook kita bisa berlangganan Koran atau majalah secara online. Jadi tidak perlu menunggu loper Koran mengantar ke rumah kita.

6. Kita tidak perlu repot-repot pergi ke took buku karena kita tinggal mendownload ebook secara online dari rumah. Hal ini menghemat waktu untuk belanja dan mencari-cari buku di rak-rak took buku.

7. Tidak akan pernah kehabisan stok. Karena ebook tersedia dalam bentuk digital, sehingga akan selalu tersedia sepanjang waktu.

8. Alat baca ebook tidak memerlukan lampu penerangan saat membaca ebook. Karena displaynya sudah mampu menerangi. Sehingga kita bisa menghemat energi listrik.

9. Mengenai ukuran dan capacity file. Kita harus jujur, ebook memerlukan file yang kecil sehingga dengan alat ebook yang kecil bisa menampung ribuan ebook. Bayangkan bagaimana mudahnya sekolah karena kita cukup membawa alat sebesar novel yang mampu menyimpan ribuan ebook.

10. Kita bisa menghemat uang. eBook tentu saja harganya jauh lebih murah dibandingkan dengan buku. Karena tidak memerlukan sumber daya dan biaya produksi yang besar.

Referensi: http://EzineArticles.com/?expert=Jack_Stanton

4 Tips Menulis Ebook untuk Pertama Kalinya

 

Menulis eBook Sendiri

Menulis eBook Sendiri

Jika Anda ingin menulis ebook tetapi tidak memiliki ide untuk memulai. Menulis ebook untuk pertama kalinya terkadang memang  membuat bingung dan mustahil, tetapi sebenarnya itu tidak sesulit yang dibayangkan. Disini saya mencoba menuliskan kiat-kiat untuk memulai menulis ebook.
Ada 4 tip yang bisa membantu untuk menulis ebook.

Tip #1: Menentukan Tujuan

Apa alasan Anda ingin menulis ebook? Apakah Anda ingin menulis ebook hanya sebagai bonus yang diberikan dengan gratis? Atau Anda ingin menulis ebook untuk memikat orang lain supaya data mereka masuk ke dalam database Anda? Atau Anda ingin menjual ebook tersebut? Sebelum memulai, Anda harus menjawab pertanyaan di atas.

Pertama kali saya menulis ebook, saya berikan secara gratis saat mereka berkunjung ke website saya. Cara ini bertujuan menarik pengunjung website saya agar kembali lagi dilain waktu. Di dalam ebook yang saya bagikan gratis ini saya mebagikan informasi-informasi. Tetapi informasi trsebut tidak cukup lengkap menjawab semua pertanyaan pengunjung. Saat mereka menginginkan jawaban yang lebih lengkap mereka pasti akan kembali berkunjung ke website saya.

Tip #2: Menentukan Pokok Bahasan

Anda sebaiknya menulis tentang pokok bahasan yang Anda kuasai dan senangi. Jika Anda tidak menguasai dan menyenanginya maka itu akan menjadikan pekerjaan yang membosankan, alih-alih menantang kita untuk produktif dalam menulis.

Dalam menulis ebook pertama kali sebaiknya menulis tentang dasar-dasarnya terlebih dahulu. Hindari pembahasan yang terlalu mendetail. Karena hal itu akan memaksa Anda untuk bernafas panjang dalam menulis. Hal ini harus dihindari untuk tetap menjaga semangat, saat Anda kehabisan nafas dan ide menulis.

Tip #3: Menentukan Pembaca

Jangan mulai menulis meski satu kata pun, bila Anda belum tahu siapa yang akan membaca ebook Anda nantinya. Jangan sesekali menulis ebook untuk orang-orang yang tidak mengetahui tentang pokok bahasan yang Anda tulis. Biasanya problem ini terjadi pada orang yang baru pertama kali menulis. Tetapi dalam beberapa kasus ternyata tulisan Anda kurang cukup mendetail tetapi disajikan untuk pembaca yang ingin tahu lebih dalam tentang pokok bahasan yang Anda tulis. Jadi jangan menulis ebook yang memiliki dua detai yang berbeda dalam satu ebook. Sebaiknya Anda memisahkan dalam dua ebook yang berbeda. Untuk kalangan yang yang levelnya lebih tinggi, Anda perlu menuliskan pembahasan yang lebih detail. Sedang untuk pemula Anda menuliskan tentang dasar-dasarnya terlebih dahulu.

Tip #4: Menentukan Banyaknya Halaman

Untuk pertama kali menulis ebook, jangan terlalu banyak halamannya. Hal ini penting agar Anda bisa lebih cepat menyelesaikan ebooknya. Ketika Anda bisa menyelesaikan ebook pertama, maka semangat untuk menuliskan ebook kedua dan seterusnya akan bergelora. Sehingga produktivitas menulis ebook bisa tinggi.

Jadi intinya mulai dari yang kecil dahulu untuk ebook pertama. Bila semangat Anda sudah bergelora maka akan lebih mudah menuliskan ebook berikutnya dengan pembahasan yang lebih detail.

Referensi:http://EzineArticles.com/?expert=Christopher_M._Hall

 

Alat Baca Ebook (Ebook Reader) dari BeBook

Alat Baca Ebook dari BeBook

Alat Baca Ebook dari BeBook

BeBook adalah alat baca ebook yang memungkinkan Anda membaca ebook dimanapun berada seperti halnya kita membaca buku atau Koran.  Alat baca ebook Bebook ini mampu memuat begitu banyak ebook, majalah, Koran dan dokumen digital dalam sebuah peralatan portable yang kecil dan bisa dibawa kemanapun dengan mudah, seringan Anda membawa sebuah buku saja.

 

Bebook mampu membaca dokumen dengan format pdf, mobi, lit, epub, html, txt, prc, fb2, jpg file and over 300.000 of free rss newsfeeds.

Apa Keunggulan BeBook ?

1.      Display layaknya seperti kertas sehingga Anda bisa membaca dalam kondisi terang bahkan dibawah sinar matahari sekalipun tanpa silau.

2.      Daya tahan baterai sekali charge mampu bertahan selama 7000 halaman yang Anda baca.

3.      Bisa digunakan dimanapun : di rumah, liburan, sekolah, bekerja maupun jalan-jalan.

4.      Bisa digunakan untuk membaca : dokumen dalam bentuk digital.

Fitur

·        Mudah mengakses judul-judul buku yang tersimpan didalamnya.

  • Support format: pdf, mobi, prc, epub, lit, txt, fb2, doc, html, rtf, djvu, wol, ppt, mbp, chm, bmp, jpg, png, gif, tif, rar, zip, mp3.
  • ·        512MB internal memory.

    ·        Ada slot memory card SD

    ·        Bisa mengganti jenis huruf saat membaca

    ·        Bisa mengecilkan/membesarkan ukuran huruf saat membaca.

    ·        Bisa menandai (bookmark) halaman yang sudah dibaca.                          

    ·        Zoom halaman

    ·        Bisa mensortir daftar dokumen berdasarkan judul, nama file, ukuran file.

    §         Bisa untuk mendengarkan file mp3 dan audiobook

    Spesifikasi:
    – Dimensio: 184mm(l)*120mm(w)*10mm(h)
    – Berat : 220gr (incl. battery)
    – Display: ePaper, 600*800 (6 inch) (E-Ink technology)
    – Internal penyimpanan: 512MB flashmemory
    – I/O: 3.5mm audiojack, USB 1.1 Port, SD slot (hingga   
    4GB)
    – Power Supply: 3.7V Li-ION battery 950mAh
    – Beroperasi pada suhu : 0ºC to 40ºC

          – Harga : US$280

    Aksesoris:
    Leather case, USB cable, User Manual, Earphone.